Pages

Monday, October 15, 2018

Waspada, Kenali Tanda-Tanda Banjir Bandang Akan Datang

Liputan6.com, Jakarta Banjir bandang terjadi di Kabupaten Tapanuli Selatan akibat curah hujan cukup tinggi sejak 10 hingga 13 Oktober 2018.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menerangkan secara keilmuan, banjir bandang dapat diprediksi oleh tiga kondisi utama.

"Pertama, kondisi geologi yang terjadi pada daerah hilir dari sungai-sungai yang mengalir di zona pegunungan dengan tektonik aktif. Kedua, kondisi seismisitas kegempaan dengan kekuatan mulai dari magnitudo 2,5 hingga 4," ungkap Dwikorita di Jakarta, Senin 15 Oktober 2018.

Ketiga, cuaca di pegunungan atau perbukitan hulu sungai terlihat mendung atau berawan tebal.

"Banjir bandang itu awalnya akibat longsor yang jumlahnya masif, bisa puluhan sampai ratusan. Seluruh material longsor masuk ke lembah sungai yang sempit, pohon dan akarnya ikut, dan akhirnya jadi tersumbat oleh endapan tanah longsor," ia melanjutkan.

Karena itu, kata dia, air tidak bisa lolos lewat sumbatan tadi sehingga terjadi akumulasi air hujan di sumbatan-sumbatan longsor. Saat hujan ekstrim terjadi, sumbatan ini tidak tahan dan akhirnya jebol, menyebabkan banjir bandang.

Hujan, ujar Dwikorita, bisa saja tidak terjadi di daerah terdampak banjir bandang atau daerah hilir, tetapi di daerah hulu dimana terdapat longsor-longsor akibat guncangan gempa kecil.

Let's block ads! (Why?)


October 16, 2018 at 07:43AM
via Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terkini Indonesia - Liputan6.com https://ift.tt/2CiumZi
RSS Feed

If New feed item from http://ftr.fivefilters.org/makefulltextfeed.php?url=https%3A%2F%2Fwww.liputan6.com%2Frss&max=3, then Send me an email


Unsubscribe from these notifications or sign in to manage your Email Applets.

IFTTT

No comments:

Post a Comment