Pages

Wednesday, October 17, 2018

Menag: Rakerna BPJH Satukan Persepsi Sertifikasi Halal

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di Hotel Millennium, Tanah Abang, Rabu (17/10). Pembukaan Rakernas ini dihadiri Ketua Komisi VIII DPR RI, Ali Taher, Ketua BPJPH Prof Sukoso, Rektor Perguruan Tinggi, Kakanwil Kementerian Agama, dan pejabat Kementerian Agama.

Lukman mengatakan, Rakernas ini dilaksanakan untuk pertama kalinya oleh BPJPH setelah dibentuk Kemenag pada 2017 lalu. Menurut dia, Rakernas yang berlangsung selama dua hari itu intinya untuk menyamakan persepsi terkait proses sertifikasi halal yang akan dilakukan BPJPH ke depannya.

"Intinya adalah kita ingin menyamakan persepsi terkait dengan proses sertifikasi halal yang itu merupakan amanah dari undang-undang 33 tahun 2014 yang akan dilaksanakan oleh BPJPH," ujar Lukman saat ditemui Republika.co.id usai membuka acara tersebut.

Menurut Lukman, dalam Rakernas ini BPJPH harus menyelesaikan seluruh persiapan untuk melakukan sertifikasi halal. Tidak hanya persiapan terkait regulasi, tapi juga terkait dengan sistem dalam upaya untuk mempercepat dan mempermudah proses sertifikasi halal.

"Yang tentu itu (sertifikasi halal) sesuai dengan amanah undang-undang, harus dilakukan mulai 17 Oktober tahun depan. Sehingga segala sesuatunya harus disiapkan dengan sebaik-sebaiknyanya," ucap Lukman.

Dalam kesempatan itu, Lukman juga menyampaikan apresiasi terimakasih kepada DPR, khususnya komisi VIII yang selama terus memberikan dukungan kepada BPJPH untuk melaksanakan fungsi dan tugasnya secara maksimal.

Berita Terkait

Sementara, Ketua BPJPH Prof Sukoso menjelaskan, rektor perguruan tinggi juga dilibatkan dalam Rakernas tersebut karena juga memiliki peran untuk mempercepat proses sertifikasi halal nantinya. Menurut dia, semua pihak yang hadir dalam Rakernas itu perlu menyamakan persepsi, sehingga mudah untuk dilaksanakan ke depannya.

"Nah kalau mereka mempunyai pandangan yang sama, sistem pengorganisasiannya kan menjadi lebih enak. Jangan sampai mendefinisikan halal lalu mengimplementasikannya menjadi sesuatu yang tidak sama satu dengan yang lain. Nah hari ini kita ingin menyatukan gitu loh," kata Prof Sukoso.

Let's block ads! (Why?)


October 18, 2018 at 09:32AM
via Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ColIZe
RSS Feed

If New feed item from http://ftr.fivefilters.org/makefulltextfeed.php?url=https%3A%2F%2Fwww.republika.co.id%2Frss%2F&max=3, then Send me an


Unsubscribe from these notifications or sign in to manage your Email Applets.

IFTTT

No comments:

Post a Comment